Menurut data yang dikumpulkan oleh Middle East Eye, Oktober telah menjadi bulan dengan jumlah tertinggi pembunuhan warga Palestina oleh tembakan Israel di Tepi Barat, termasuk Al-Quds (Yerusalem) Timur, sepanjang tahun 2022. Pasukan Israel menewaskan sedikitnya 29 warga Palestina di Tepi Barat, menjadikan Oktober sebagai bulan paling mematikan sejauh ini. Dalam sebuah pernyataan, kantor kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa telah mengatakan bahwa 2022 merupakan “tahun paling mematikan” dengan menghitung jumlah kematian di seluruh wilayah Palestina sejak 2005.
Menurut analisis MEE, Oktober juga merupakan bulan dengan jumlah korban tewas tertinggi di Tepi Barat dalam satu bulan sejak Mei tahun lalu selama protes nasional Palestina terhadap serangan Israel terhadap Masjid al-Aqsa, penggusuran Sheikh Jarrah, dan pemboman Jalur Gaza. Terakhir kali sebelum 2021, jumlah korban bulanan melebihi 30 kematian adalah antara Oktober dan Desember 2015 pada puncak gelombang serangan penusukan.
Setidaknya lima dari korban yang tewas pada Oktober setelah ditembak oleh pasukan keamanan Israel adalah anak laki-laki. Yang termuda adalah Mahmoud Mohammad Samoudi yang berusia 12 tahun dari Jenin yang meninggal di rumah sakit pada 10 Oktober karena luka tembak Israel yang dideritanya pada 28 September selama serangan tentara. Lebih dari setengah dari korban yang tewas pada Oktober sebagian besar tidak bersenjata ketika mereka ditembak mati, menurut pejabat Palestina dan laporan media.
Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh MEE dari angka-angka PBB, kementerian kesehatan Palestina, dan laporan MEE, sejauh ini pasukan dan pemukim Israel telah membunuh 130 warga Palestina di Tepi Barat sepanjang 2022. Sementara itu, menurut Defense for Children International Palestine (DCIP), setidaknya 28 anak Palestina telah ditembak dan dibunuh oleh pasukan atau pemukim Israel di Tepi Barat sejak awal tahun.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








