Puluhan warga Palestina menggelar unjuk rasa di Kota Gaza pada Senin (31/10) untuk menunjukkan solidaritas dengan perempuan tawanan Palestina di penjara-penjara Israel, Anadolu News Agency melaporkan. Para pengunjuk rasa melambaikan spanduk selama demonstrasi umum yang diadakan di luar kantor Komite Internasional Palang Merah untuk menuntut tekanan pada Israel agar segera membebaskan warga Palestina dalam tawanan Israel.
“Pawai itu bertujuan untuk menunjukkan dukungan kepada perempuan tawanan yang menderita penyakit akibat kelalaian medis yang disengaja,” Zaki Dababesh, penyelenggara aksi, mengatakan kepada Anadolu Agency. Menurut LSM Masyarakat Tawanan Palestina, para perempuan tawanan telah melancarkan serangkaian protes terhadap kebijakan kelalaian medis Israel terhadap mereka. “Pendudukan sengaja mengabaikan kesehatan perempuan tawanan dan terkadang menolak kunjungan keluarga mereka,” kata Dababesh.
Lebih lanjut, dia meminta Otoritas Palestina untuk membawa masalah tawanan di penjara-penjara Israel ke Pengadilan Kriminal Internasional “untuk menghukum Israel atas kejahatannya.” Tidak ada komentar dari otoritas Israel tentang protes tersebut. Menurut angka Palestina, hampir 4.550 tawanan Palestina berada di penjara-penjara Israel, termasuk 175 anak di bawah umur dan 27 perempuan tawanan.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








