Staf Kementerian Pendidikan Israel hari Rabu (26/10) memeriksa tas siswa Palestina di lingkungan Beit Hanina di Al-Quds (Yerusalem) untuk mencari buku teks Palestina, menurut koresponden WAFA. Dia mengatakan bahwa staf Kementerian memeriksa tas para siswa di Sekolah al-Iman dan Sekolah al-Ibrahimia di lingkungan itu, demi mencari buku yang menggunakan kurikulum Palestina.
Administrasi sekolah menyerukan demonstrasi sebagai protes terhadap pemeriksaan tas para siswa. Tindakan tersebut merupakan bagian integral dari tindakan lebih luas yang diambil oleh Israel untuk memaksakan kurikulum Israel dan memalsukan narasi sejarah. Kementerian Urusan Al-Quds (Yerusalem) Palestina mengecam penggerebekan sekolah dan penggeledahan tas para siswa, menggambarkannya sebagai “terorisme intelektual yang dikutuk oleh semua badan hukum internasional.”
Pada akhir Juli 2022, Kementerian Pendidikan Israel menyetujui pencabutan izin permanen untuk sekolah-sekolah Palestina di Al-Quds (Yerusalem) dengan alasan melakukan “hasutan terhadap negara dan tentara dalam buku pelajaran.” Menteri Yifat Shasha-Biton mengancam akan mencabut izin setiap lembaga pendidikan yang memuat kurikulum sebagai hasutan untuk “Negara Israel dan simbol-simbolnya.” Ini terjadi setelah serangkaian inspeksi sekolah-sekolah ini yang dilakukan oleh Departemen Kontrol dan Penegakan Kementerian Israel, yang memeriksa buku dari tas siswa di dalam kelas dan memanggil kepala sekolah untuk diinterogasi.
Kementerian akhirnya mencabut izin operasi permanen dari enam sekolah dan menggantinya dengan izin sementara selama satu tahun. Sekolah-sekolah tersebut terpaksa bekerja untuk menghapus beberapa konten sebagai syarat untuk mengembalikan lisensi mereka. Sekolah-sekolah yang terpengaruh di antaranya yaitu Sekolah Tinggi Ibrahim di lingkungan al-Sawana, yang berdiri pada tahun 1931, dan Sekolah Iman, dengan lima cabangnya di seluruh al-Quds, yang berdiri pada tahun 1984.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








