Israel telah membunuh 183 warga Palestina sejak awal 2022 di Tepi Barat dan Jalur Gaza, termasuk 26 orang yang dibunuh sejak awal Oktober, kata Kementerian Kesehatan Palestina pada Selasa (25/10). Dalam sebuah laporan, kementerian mengatakan 51 korban berasal dari Jalur Gaza yang terkepung, sebagian besar merupakan korban serangan besar-besaran Israel selama tiga hari pada Agustus. Dari 183 korban tewas tersebut, 35 di antaranya merupakan anak-anak, 19 dari Tepi Barat dan 16 dari Jalur Gaza.
Sementara itu, kementerian mengatakan bahwa pendudukan Israel telah menahan 22 jenazah Palestina dari Tepi Barat sejak awal 2022. Sejak 1967, Israel telah menahan 256 jenazah warga Palestina di tempat yang dikenal sebagai Pemakaman Angka. Selain itu, 76 warga Palestina tercatat hilang sejak 1967.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








