Trinity College di Irlandia, salah satu universitas paling bergengsi di negara itu, telah mengumumkan bahwa mereka tidak lagi memiliki investasi di perusahaan senjata dan alat tempur yang terlibat dengan rezim apartheid Israel. Langkah itu dilakukan menyusul petisi dari kampanye Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) Trinity, yang menyerukan institusi akademik untuk melakukan “divestasi dari industri perang”.
“Para penandatangan petisi ini menyerukan Trinity College Dublin untuk mengambil sikap berprinsip melawan apartheid, kolonialisme, dan pendudukan militer di Palestina yang bersejarah, dengan mendukung prinsip-prinsip gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi”, tulis petisi tersebut. Ketua Students4Change, Laszlo Molnarfi, pada tahun lalu mengungkapkan bahwa kampus tersebut memiliki sekitar €2,5 juta ($2,5 juta) investasi ekuitas di industri persenjataan dan pertahanan.
“Investasi ini ditujukan salah satunya untuk perusahaan yang memproduksi senjata atau teknologi keamanan yang digunakan oleh Israel untuk melakukan pembersihan etnis dan menerapkan apartheid terhadap rakyat Palestina, seperti Lockheed Martin, Raytheon Technologies, dan BAE Systems”, kata Trinity BDS dalam siaran pers. Sebagai tanggapan, juru bicara kampus mengatakan kepada Trinity News, “Trinity telah sepenuhnya merestrukturisasi portofolio ekuitasnya dan tidak memiliki investasi di salah satu perusahaan yang disebutkan.”
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








