Puluhan Yahudi fanatik, dengan perlindungan polisi Israel, pada hari terakhir libur Sukkot (17/10), menyerbu Masjid Al-Aqsa di Kota Al-Quds. Para pemukim memprovokasi jamaah muslim di masjid, sementara polisi Israel mencegah jamaah muslim yang berusia di bawah usia 50 tahun, untuk masuk ke Al-Aqsa. Mereka juga memaksa para pemuda yang sudah berada di dalam kompleks untuk meninggalkan masjid.
Pejabat Wakaf mengatakan bahwa puluhan orang Yahudi fanatik menyerbu di sekitar halaman kompleks Masjid Al-Aqsa, terutama bagian timurnya. Mereka melakukan ritual Yahudi, melanggar larangan terhadap nonmuslim untuk tidak melakukan ritual keagamaan apa pun di Masjid Al-Aqsa.
Di luar gerbang kompleks Al-Aqsa, polisi juga menyerang perempuan Palestina dan melarangnya memasuki area masjid. Polisi memerintahkannya untuk menjauh dari gerbang demi memfasilitasi Yahudi yang mengadakan ritual selama seminggu penuh pada hari raya Yahudi di gerbang menuju kompleks Al-Aqsa. Polisi juga memaksa pemilik toko Palestina di Kota Tua untuk menutup toko mereka ketika ratusan orang Yahudi fanatik berbaris secara provokatif di gang-gang Kota Tua.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







