Hujan deras mengguyur kawasan barat Kota Semarang. Volume air yang tak mampu tertampung daerah aliran sungai atau DAS Beringin lantas melimpas ke pemukiman di sekitarnya. Banjir pun menerjang dua kelurahan di Kota Semarang pada Kamis (13/10).
Terdapat dua kelurahan yang tergenang banjir, yaitu Wonosari Kecamatan Ngaliyan dan Mangkang Wetan Kecamatan Tugu. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang memberikan bantuan kedaruratan kepada 475 KK korban banjir luapan Sungai Bringin di dua kelurahan di daerah itu.
Sekretaris BPBD Kota Semarang, Winarsono, mengatakan bahwa ketinggian banjir sekitar 40 cm. Sementara itu, di Mangkang Wetan terdapat 300 keluarga terdampak bencana alam itu, dan 175 keluarga terdampak banjir di Wonosari.
BPBD Kota Semarang telah bersiaga di lokasi banjir. Pemerintah juga memberikan bantuan kedaruratan untuk warga. “Membuka dapur umum di dua titik di Kelurahan Wonosari dan Mangkang Wetan,” ujar Winarsono. Selain itu, mobil pemadam kebakaran juga dikerahkan ke lokasi untuk membantu pembersihan kawasan yang terdampak banjir yang sebagian sudah mulai surut.
Menurut Winarsono, saat ini warga terdampak banjir membutuhkan sembako, matras, dan selimut. Sementara itu, para petugas terkendala waktu karena hujan turun menjelang petang dan air yang melimpas bercampur lumpur dan sampah plastik.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








