Pasukan militer Israel pada Kamis (13/10) menyerang sebuah sekolah dasar di bagian utara Kota Hebron dengan tabung gas air mata, menyebabkan puluhan murid dan staf sekolah jatuh lemas dan kehilangan kesadaran. Kepala sekolah, Rawhi al-Zoor mengatakan pasukan Israel sengaja menargetkan halaman sekolah dengan tabung gas air mata, menyebabkan sedikitnya 17 siswa pingsan dan puluhan lainnya, termasuk guru, mengalami lemas.
Tentara Israel sebelumnya telah melakukan banyak serangan, dengan penggunaan kekuatan yang disengaja terhadap sekolah dan fasilitas pendidikan di Tepi Barat. Hal tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan hak siswa untuk melanjutkan pendidikan di lingkungan yang aman.
Pada hari yang sama, puluhan siswa Palestina menderita lemas setelah pasukan Israel menembakkan bom gas air mata ke sebuah sekolah di sebelah timur Kamp Pengungsi Al-Bureij, Jalur Gaza tengah. Tentara Israel yang ditempatkan di sebelah timur Jalur Gaza menembakkan bom gas air mata ke Sekolah Menengah Qisarya di sebelah timur kamp, menyebabkan lemas dan sesak di antara siswa yang menghirup gas air mata dan gas beracun yang ditembakkan ke arah mereka. Para korban langsung dipindahkan ke rumah sakit untuk perawatan.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








