Jalan nasional lintasan Banda Aceh-Medan di Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara terendam banjir. Pengemudi diimbau untuk waspada jika melewati rute tersebut. Kabag Humas Pemkab Aceh Utara, Hamdani, mengatakan, banjir yang menggenangi sebagian kecamatan di daerah tersebut sudah mulai surut, tetapi di Kecamatan Lhoksukon debit air justru makin tinggi. Hamdani mengatakan, kendaraan masih dapat melintas di jalan nasional di kawasan Lhoksukon. Polisi dan dinas perhubungan disebut turun tangan mengatur lalu lintas serta memberi imbauan kepada warga.
Selain merendam jalan, banjir juga menggenangi beberapa perkantoran seperti Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial. Masyarakat di Lhoksukon juga terpaksa mengungsi ke meunasah (musala) dan membuka dapur umum di sana. Berdasarkan data dari Camat Lhoksukon, jumlah sementara pengungsi di kecamatan tersebut berjumlah 31.404 orang. Pihak pemerintah saat ini mulai menyalurkan bantuan ke pengungsi.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Utara, Asnawi mengatakan bahwa meluasnya banjir di Aceh Utara ini dipengaruhi dan dipicu oleh beberapa faktor. Selain curah hujan tinggi yang masih sering terjadi, kondisi tanggul DAS sungai-sungai besar juga kehilangan kemampuan menampung debit air yang berasal dari wilayah hulu Takengon dan Bener Meriah.
Asnawi menambahkan, banjir telah berdampak pada 22.535 jiwa yang tinggal di 95 gampong (kampung) yang berada di 12 kecamatan. Namun, pihaknya juga memprediksi bahwa banjir masih berpotensi meluas hingga 14 kecamatan. Sebanyak 6.775 unit rumah terdampak, begitu juga dengan sekitar 500 hektar lahan persawahan, 4 kantor pemerintahan terendam, termasuk 1 gedung fasilitas kesehatan dan 1 gedung sekolah.
Selain itu, banjir di Aceh Utara juga menyebabkan seorang warga Kecamatan Cot Girek bernama Rukayah (72) meninggal dunia saat dievakuasi ke rumah sakit dengan ambulans. Hamdani menjelaskan, petugas gabungan masih mendata korban terdampak banjir. BPBD Kabupaten Aceh Utara bersama tim gabungan dari unsur TNI, Polri, instansi terkait dan relawan serta masyarakat terus melakukan koordinasi guna percepatan penanganan banjir. Tim gabungan juga terus menyisir beberapa lokasi untuk evakuasi dan penanganan darurat lainnya. Hingga siaran pers ini diturunkan, belum ada laporan rinci mengenai korban jiwa yang luka maupun meninggal dunia.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








