Sebuah kapal motor jenis longboat terbalik usai dihantam gelombang tinggi di perairan Pulau Mangoli, Kabupaten Kepulauan Sula, Minggu (25/9). Tim SAR gabungan dari Basarnas, Polairud, dan KPLP diterjunkan untuk mengevakuasi kapal yang mengangkut 22 penumpang, termasuk awak kapal.
Kepala Basarnas Kota Ternate, Fathur Rahman, menjelaskan bahwa berdasarkan informasi, longboat itu tenggelam pada Minggu pagi (25/9). Awalnya, kapal bertolak dari Desa Buya menuju ke Sanana. Kemudian, sekitar pukul 08.15 WIT, kapal tersebut dilaporkan terbalik di Perairan Desa Paslal. Setelah menerima laporan, Tim SAR Gabungan langsung bergerak ke lokasi melakukan evakuasi korban ke Desa Paslal.
Ia mengatakan bahwa sekitar pukul 12.55 WIT Tim SAR gabungan tiba di Desa Paslal dengan membawa semua korban yang telah dievakuasi untuk dilakukan pendataan. Sebanyak 18 orang penumpang kapal selamat, tetapi empat lainnya tewas. Setelah dilakukan identifikasi, empat korban meninggal dunia tersebut antara lain Hasria Safi (7), Tete Ona (70), Ni Umamit (57), dan Jaria Hania (45).
Para penumpang selamat kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat di Kecamatan Sanaan untuk mendapatkan perawatan medis. “Selain empat orang dalam keadaan meninggal dunia, ada empat orang lainnya dievakuasi ke RSUD untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan karena mengalami trauma,” bebernya.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








