Hingga akhir Agustus, Israel menawan 4.650 pejuang kemerdekaan Palestina di 23 penjara, serta di pusat penahanan dan interogasi, termasuk 32 wanita, 180 anak di bawah umur, dan 743 ditahan secara administratif tanpa dakwaan, kata Perhimpunan Tawanan Palestina (PPS). Ada 600 tawanan sakit yang membutuhkan perawatan medis, termasuk 23 orang yang menderita berbagai tingkat kanker.
PPS mengatakan bahwa di antara para tawanan tersebut terdapat 25 orang yang ditawan sejak sebelum penandatanganan Kesepakatan Oslo pada 1993. Karim Yunis dan Maher Yunis, ditangkap pada 1983 dan berada dipenjara terus-menerus sejak saat itu, sementara yang lain dibebaskan dalam pertukaran tawanan, kemudian ditangkap kembali.
Sebanyak 551 pejuang kemerdekaan menjalani satu atau beberapa hukuman seumur hidup, yang terlama adalah Abdallah Barghouti yang dijatuhi hukuman 67 hukuman seumur hidup. PPS juga mengatakan 231 warga Palestina telah tewas saat berada di penjara sejak pendudukan dimulai pada 1967, sembilan jenazah masih ditahan oleh Israel untuk digunakan sebagai alat tawar-menawar dalam pertukaran tawanan di masa depan.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








