Administrasi Sipil Israel sedang melakukan usaha untuk melegalkan pos-pos pertanian yang berbasis di Tepi Barat dengan menggunakan peraturan baru, lapor Haaretz. Akibatnya, sekitar 30 hingga 35 posko ilegal dianggap memenuhi kriteria dasar yang termasuk “tanah milik negara”. Implementasi sistem baru akan membutuhkan persetujuan Menteri Pertahanan Benny Gantz dan Kementerian Kehakiman Israel.
Sebuah sumber di Dewan Yesha–organisasi utama para pemukim–mengatakan kepada Haaretz bahwa Kepala Gerakan Permukiman Amana, Ze’ev Hever, memelopori upaya legalisasi atas nama dewan. Dia juga melobi untuk meningkatkan jumlah pos pertanian yang dapat memenuhi persyaratan di bawah peraturan baru. Saat ini, Administrasi Sipil Israel mendorong untuk melegalkan antara 30 hingga 40 pos pertanian, termasuk beberapa yang sudah ada dan yang baru akan didirikan di Tepi Barat.
Sistem baru ini diperkirakan akan mempersulit para gembala Palestina, yang harus mendapatkan izin menggembala. Dalam beberapa tahun terakhir, setidaknya 50 pos ilegal terdepan telah mengambil alih 240.000 dunam (240 kilometer persegi) atau sekitar tujuh persen lahan dari Area C Tepi Barat, yang dibangun oleh gerakan permukiman Amana.
Data dari gerakan hak asasi manusia Israel, Peace Now, menunjukkan bahwa ada sekitar 666.000 pemukim yang tinggal di 145 permukiman besar dan 140 pos terdepan di Tepi Barat, termasuk di Al-Quds (Yerusalem) Timur. Semua permukiman dan pos terdepan Israel adalah ilegal menurut hukum internasional.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








