Otoritas Israel memindahkan tawanan Dina Jaradat ke rumah sakit, pada Sabtu (3/9) karena menderita hidrosefalus. Palestinian Prisoners Club (PPC) mengatakan dalam sebuah pernyataan, “Administrasi penjara Israel memindahkan tawanan Dina Jaradat dari Penjara Damon ke Rumah Sakit Rambam Israel karena dia menderita hidrosefalus. Dia perlu mengeluarkan cairan yang terkumpul di otaknya, setiap saat.”
PPC menyatakan bahwa otoritas Israel tidak memberikan perawatan kepada Jaradat selama periode interogasi 15 hari di Penjara Al-Jalama, meskipun telah ada permintaan berulang. Dina Jaradat ialah seorang mahasiswa media di Universitas Terbuka Al-Quds yang berasal dari Jenin. Israel telah menawannya sejak 7 Agustus 2022.
Saat ini terdapat 32 perempuan tawanan dari 4.550 tawanan Palestina, yang berada di penjara-penjara Israel. Mereka tersebar di 23 penjara dan pusat penahanan, di antara mereka terdapat 600 pasien yang menderita penyakit serius dan kronis.
Pada Sabtu pagi (3/9) tawanan di penjara Israel, Musa Harun Abu Mahamid, seorang penduduk Betlehem, meninggal di Rumah Sakit Asaf Horveh, Israel. PPC mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pasukan Israel menangkap Mahamid karena dianggap masuk untuk bekerja di Al-Quds (Yerusalem) tanpa izin. Kondisi kesehatannya memburuk baru-baru ini setelah terinfeksi kuman, tanpa menjelaskan jenis apa dan bagaimana dia tertular. Dia dipindahkan ke RS Asaf Harofeh di Tel Aviv, pada awal bulan lalu.
Sejak awal tahun, 4 tawanan, termasuk seorang perempuan muda, telah meninggal di penjara Israel.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







