Sebuah studio seni di Kota Khan Yunis, Jalur Gaza selatan, ramai dengan anak-anak yang membuat kerajinan dari tanah liat. Mereka dilatih memahat secara profesional oleh seniman Palestina. Kegiatan ini diharapkan dapat mengalihkan kenyataan sulit mereka dengan menerjemahkannya ke dalam karya seni yang nyata.
Patung adalah salah satu seni yang paling sulit. Namun, anak-anak memilih untuk berlatih dan menguasainya, berharap dapat membuktikan diri dan kemampuan mereka dalam membuat karya seni
Kegiatan tersebut merupakan sebuah inisiatif gratis yang diluncurkan oleh seniman Moamen Khalifa dan Mohamed Abu Hashish. Mereka berupaya membantu anak-anak untuk menunjukkan kreativitas dan energi mereka, demi menciptakan realitas yang lebih baik bagi mereka.
Ada sekitar 17 anak laki-laki dan perempuan dalam kisaran usia 14–18 tahun yang terlibat dalam kegiatan itu. Di sana mereka menemukan kemampuan dalam diri mereka untuk belajar dan mendapat manfaat dari latihan tersebut. Mereka mengubah tanah liat menjadi bentuk artistik yang menampilkan keindahan, mencerminkan cinta mereka kepada kehidupan, dan menunjukkan masa depan mereka.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








