Surat kabar Israel Hayom melaporkan bahwa seorang politisi Indonesia mengunjungi permukiman Israel di Tepi Barat dan bertemu dengan para pemimpin mereka (29/8). Secara rinci, surat kabar Ibrani itu melaporkan bahwa Samuel Taboni, calon gubernur Provinsi Papua Barat Indonesia, tiba di Israel untuk mengunjungi permukiman di Tepi Barat. Surat kabar itu menunjukkan bahwa Taboni mengunjungi permukiman di Tepi Barat utara dan bertemu dengan kepala dewan yang diwakili oleh Yossi Dagan.
Menurut Israel Hayom, kunjungan terbuka ini merupakan preseden dalam hubungan antara Israel dan Indonesia, yang digambarkan sebagai negara Islam terbesar di dunia dan tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Tel Aviv. Surat kabar itu mengutip Dagan yang mengatakan bahwa kunjungan Taboni adalah “pukulan bagi gerakan boikot internasional, orang-orang munafik di Eropa dan ekstrem kiri di Israel.”
Dia menunjukkan bahwa para pejabat di Tel Aviv baru-baru ini merasakan tingkat keterbukaan Indonesia yang lebih besar terhadap Israel, “meskipun sebagian besar kontak saat ini dilakukan secara rahasia.”
Mengutip pengusaha Israel, Haim Berkowitz, yang berperan dalam mengatur kunjungan Taboni ke permukiman Tepi Barat, mengatakan bahwa orang Indonesia sangat tertarik untuk mengambil manfaat dari kemampuan teknologi Israel. Namun, Indonesia masih secara resmi mencegah orang dengan paspor Israel memasuki wilayahnya, menunjukkan bahwa pihak berwenang Indonesia baru-baru ini menunjukkan fleksibilitas mengenai masuknya orang Israel dan masalah lainnya. Ia menambahkan, para pengusaha dan turis Israel dapat mengajukan permohonan visa masuk ke Indonesia ke KJRI Dubai. Dengan catatan, pada akhirnya permohonan tersebut diterima meskipun memerlukan prosedur rutin yang tidak singkat.
Surat kabar tersebut menunjukkan bahwa Papua Barat dihuni oleh mayoritas Kristen dan menikmati pemerintahan sendiri. Surat kabar tersebut menunjukkan bahwa Taboni memimpin suku terbesar di wilayah tersebut. Surat kabar itu juga menyoroti bahwa meskipun pejabat Indonesia telah mengunjungi Israel, tetapi belum ada politisi Indonesia yang mengunjungi permukiman di Tepi Barat.
Radio Angkatan Darat Israel telah mengungkapkan bahwa baik pemerintahan Presiden AS Joe Biden maupun Israel mendesak Jakarta untuk menyetujui normalisasi hubungannya dengan Tel Aviv. Diketahui juga bahwa surat kabar Yediot Ahronot melaporkan pada November tahun 2020 bahwa Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto, terlihat mengobrol dengan Duta Besar Israel untuk Bahrain, Eti Tinghir, selama kunjungannya ke Manama.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







