Pada Senin (29/8), Raafat Hamdouna, seorang spesialis urusan tawanan, mengatakan bahwa Israel menghalangi sekitar 175 anak-anak yang ditawan untuk pergi ke sekolah seperti teman-teman mereka. Hal tersebut telah melanggar privasi dan persyaratan mereka yang ditekankan oleh konvensi dan piagam internasional dan hukum humaniter internasional.
Dalam sebuah pernyataan pers, Hamdouna meminta organisasi hak anak untuk menindaklanjuti kondisi tawanan anak di penjara Israel, mendengar kesaksian mereka, meminta pertanggungjawaban Israel atas kejahatannya terhadap mereka, dan menjamin perlindungan bagi mereka. Dia memintanya untuk menekan Israel agar menjamin kebebasan mereka dan untuk melanjutkan sekolah dan menerima pendidikan seperti anak-anak lain di dunia.
Dia menunjukkan bahwa Otoritas Israel melakukan berbagai pelanggaran terhadap anak-anak, seperti penyiksaan psikologis dan fisik, juga eksploitasi terhadap kelemahan anak. Fokus pada penyiksaan, ancaman, pelecehan, terkadang intimidasi dengan anjing, dan penggunaan cara ilegal seperti penipuan, janji palsu, perlakuan kejam, pengadilan militer, hukum yang tidak adil, dan lain-lain.
Dia merujuk pada perlakuan kejam yang mereka alami, yang melanggar semua norma dan perjanjian internasional yang menjamin perlindungan anak di bawah umur; jaminan hak-hak fisik, psikologis dan pendidikan mereka, berkomunikasi dengan keluarga dan mentor mereka yang mengarahkan hidup mereka, menangani mereka sebagai anak-anak yang jauh dari kebijakan intimidasi dengan tujuan menghancurkan masa kanak-kanak Palestina–segala hal yang memiliki efek kesehatan, psikologis, fisik, dan sosial.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







