Pada Minggu (28/8), pemukim Zionis menyerbu Masjid al-Aqsa melalui Gerbang Al-Asbat untuk pertama kalinya sejak pendudukan Al-Quds (Yerusalem) Timur pada 1967. Departemen Wakaf Islam menyatakan bahwa para pemukim melakukan provokasi di masjid dan melakukan ritual Talmud di depan umum. Departemen tersebut menjelaskan bahwa sekelompok pemukim meninggalkan Gerbang Al-Asbat setelah menyerbu halaman masjid melalui Gerbang Al-Maghrib, sebelum kembali ke masjid melalui Gerbang Al-Asbat lagi, dan keluar melalui Gerbang Silsilah.
Sejak penjajahan kota Al-Quds (Yerusalem), Otoritas Israel telah mengendalikan kunci Gerbang Barat atau Al-Maghrib. Melalui gerbang tersebut, pemukim dan pasukan Israel melakukan serangan setiap hari dan umat Islam tidak diizinkan memasuki Masjid al-Aqsa dari sana.
Ini terjadi beberapa hari setelah pemukim Yahudi dan turis asing memprovokasi perasaan umat Islam dengan foto yang mengganggu di dalam Masjid Al-Aqsa.
Polisi Israel terus memberlakukan pembatasan terhadap penduduk Palestina untuk memasuki Al-Quds (Yerusalem) dan bagian dalam Masjid Al-Aqsa. Identitas mereka ditahan di gerbang luar masjid dan sering terjadi pengusiran terhadap puluhan penduduk Palestina dalam periode yang berbeda-beda. Setiap hari, kecuali Jumat dan Sabtu, Al-Aqsa mengalami serangkaian serangan dan pelanggaran oleh para pemukim Israel. Dalam dua shift, pagi dan sore, mereka berupaya untuk memaksakan skema pembagian temporal dan spasial, serta untuk mengontrol sebanyak mungkin tempat-tempat suci Islam di Al-Quds (Yerusalem).
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







