Pasukan Israel menangkap seorang guru pada Minggu (28/8) dan menyita kendaraannya di daerah Masafer Yatta, selatan Hebron, Tepi Barat. Foad Amour, seorang aktivis lokal, mengatakan bahwa tentara Israel yang berjaga di sebuah pos pemeriksaan menyerbu daerah itu dan menangkap Nabil Younes, seorang guru Palestina. Pasukan juga menyita kendaraannya setelah memaksanya untuk berhenti. Dia mengatakan enam guru lainnya ditahan sebentar oleh tentara dan mendapat larangan masuk ke sekolah mereka di Desa Fakheit, salah satu desa di Masafer Yatta. Sekolah itu sudah menghadapi risiko pembongkaran oleh pasukan pendudukan Israel.
Israel sedang memaksa lebih dari 1000 penduduk Masafer Yatta untuk keluar dari rumah dan tanah mereka. Ini terjadi setelah Pengadilan Tinggi Israel memberi lampu hijau kepada tentara pada 4 Mei lalu, untuk memaksa orang-orang Palestina keluar dari rumah mereka dan untuk menghancurkan delapan komunitas mereka dengan mengklaim daerah tersebut sebagai zona tembak. Keputusan itu mendapat kecaman keras lokal dan internasional dengan peringatan konsekuensi yang serius. Namun, Israel secara bertahap terus menghancurkan rumah dan menggusur keluarga di beberapa komunitas Masafer Yatta selama beberapa pekan terakhir.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







