Seorang perempuan telah didiagnosis menderita cacar monyet di Israel untuk pertama kalinya sejak wabah virus menyebar di negara itu, kata Kementerian Kesehatan pada Minggu (28/8). Kementerian mengatakan perempuan itu tertular setelah dia melakukan kontak dekat dengan orang yang terinfeksi.
Menurut data Kementerian Kesehatan, 233 orang telah menderita cacar monyet sejak virus tersebut tiba di “Israel” pada Mei, sementara 2.700 orang telah divaksinasi. Sekitar 5.000 vaksin telah tiba sejauh ini, dan Israel diperkirakan akan menerima 5.000 lagi dalam beberapa minggu mendatang. Penyakit ini hampir secara eksklusif menjangkit di antara laki-laki yang berhubungan seks sesama jenis, sehingga vaksin sejauh ini hanya diberikan kepada orang-orang yang dianggap berisiko paling tinggi.
Kamis lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan penurunan 21 persen dalam jumlah kasus cacar monyet di seluruh dunia. Ini membalikkan tren peningkatan infeksi selama sebulan dan menandakan bahwa wabah di Eropa mungkin berkurang. Badan kesehatan PBB menghitung terdapat 5.907 kasus baru setiap minggu dan mengatakan dua negara, yaitu Iran dan Indonesia, telah melaporkan kasus pertama mereka. Hingga saat ini, lebih dari 45.000 kasus telah dilaporkan di 98 negara sejak akhir April.
Cacar monyet ditandai dengan ruam yang dapat terlihat seperti jerawat atau lecet, yang darinya virus dapat ditularkan, biasanya melalui kontak kulit ke kulit. WHO menyatakan wabah virus ini sebagai darurat kesehatan global pada Juli, dan menyebutnya sebagai “kejadian luar biasa.”
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







