Pada peringatan 53 tahun pembakaran Masjid al-Aqsa, kelompok-kelompok perlawanan Palestina pada Minggu (21/8) menyeru untuk mempertahankan Al-Aqsa dari pelanggaran Israel. “Negara-negara Arab dan muslim harus memikul tanggung jawab bersejarah mereka untuk melindungi Al-Aqsa dari rencana Yahudinisasi. Al-Quds (Yerusalem) dan Al-Aqsa adalah inti dari konflik dengan musuh dan kompas untuk menyatukan rakyat dan bangsa kita. Penjajah tidak memiliki kedaulatan atau legitimasi atas bagian mana pun dari Masjid Al-Aqsa atau Al-Quds.” Gerakan Islam Palestina juga meminta para penduduk untuk terus mempertahankan Masjid Al-Aqsa dengan segala cara. Ia menekankan bahwa “perjuangan dalam segala bentuk adalah kunci untuk mempertahankan Al-Quds, yang akan tetap menjadi milik Arab dan Islam.”
Masjid Al-Aqsa dibakar oleh seorang ekstremis Kristen Australia, Denis Michael Rohan, pada 21 Agustus 1969. Kebakaran tersebut menghancurkan beberapa bagian dari masjid bersejarah, termasuk mimbar kayu dan gading berusia 1.000 tahun yang dibawa Salahuddin Al-Ayyubi. Peristiwa itu juga menghancurkan mihrab Khalifah Umar Bin Khattab, bersama dengan sebagian besar interior masjid yang berornamen berat dan kubah kayu berlapis emas. Dua hari setelah serangan itu, Rohan ditangkap oleh pihak berwenang Israel, yang mengatakan bahwa dia menderita penyakit mental yang parah. Dia akhirnya dideportasi ke negara asalnya, Australia.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








