Pasukan Israel mengeksekusi seorang pemuda Palestina di depan keluarganya pada Senin pagi (15/8) di rumahnya, di lingkungan Kafr Aqab, Al-Quds (Yerusalem). Pemuda itu bernama Muhammad Ibrahim Shaham (21 tahun). “Pasukan Khusus Israel masuk ke rumah kami tepat pada pukul 3 pagi, menembaki saya dan anak saya ketika kami keluar kamar untuk melihat apa yang terjadi,” jelas ayah pemuda itu. Ketika dia berlari kembali ke kamarnya, ia menyaksikan pasukan Israel menembak putranya di kepala dari jarak dekat.
“Tentara membiarkan anak saya yang bersimbah darah selama 40 menit sebelum membawanya pergi,” katanya. Keluarga tidak mengetahui keberadaan atau kondisi putra mereka setelah itu. “Kami tidak tahu apakah dia hidup atau mati. Namun tembakan peluru di kepalanya dari jarak yang sangat dekat memastikan bahwa anak saya telah syahid. Itu adalah pembunuhan berdarah dingin.”
Sementara itu, tentara Israel mengklaim bahwa tentaranya melepaskan tembakan ke Shaham karena melakukan perlawanan ketika pasukan menggeledah rumah tersebut, lapor media Israel.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







