Kepala Gereja Ortodoks Yunani di Al-Quds (Yerusalem) pada Minggu (14/8), menyatakan bahwa pejabat Israel menggunakan darah Palestina untuk pemilihan. “Darah Palestina tidak murah untuk digunakan sebagai kampanye Pemilu,” tegas Uskup Agung Atallah Hanna. “Penduduk Palestina tidak dapat menerima bahwa darah mereka digunakan untuk tujuan kotor ini yang mencerminkan ketiadaan nilai kemanusiaan dan moral. Faksi-faksi Zionis bersaing dalam permusuhan dan kebencian mereka terhadap Palestina,” tambahnya.
Pemimpin Kristen tersebut juga menyatakan bahwa Israel bersekongkol melawan hak-hak Palestina yang tidak akan dapat dicabut dan tidak akan tunduk pada undang-undang pembatasan apa pun. “Mereka membunuh penduduk Palestina dan menghancurkan properti mereka. Mereka mengira ini adalah tindakan kepahlawanan, padahal tidak. Ini adalah penindasan terhadap warga Palestina, hak-hak kami, kebebasan, dan martabat kami.”
Uskup Agung Hanna menegaskan kembali bahwa tidak ada kekuatan di bumi yang mampu melemahkan kehendak rakyat Palestina, hak-hak mereka, dan perjuangan mereka. Mereka akan bertahan meskipun ada konspirasi dan agresi harian terhadap mereka. Sebagai penutup, uskup agung memuji rakyat Palestina, dan menyerukan untuk bersatu agar dapat berdiri bersama membela perjuangan Palestina.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








