• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Januari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Artikel

Peringatan Hari Kemerdekaan RI: Anak-Anak Yatim Juga Ingin Merdeka  

by Adara Relief International
Agustus 19, 2022
in Artikel
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Peringatan Hari Kemerdekaan RI: Anak-Anak Yatim Juga Ingin Merdeka   
40
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Pada 17 Agustus 2022, Indonesia akan merayakan hari kemerdekaannya yang ke-77. Berbagai cita-cita, harapan, dan resolusi terus bertumbuh seiring dengan bertambahnya usia tanah air tercinta. Akan tetapi, di tengah gegap gempita lomba-lomba 17 Agustus yang setiap tahunnya terlaksana, adakah ruang di hati ini untuk mengingat mereka? Mereka, 32.216 anak Indonesia yang kehilangan orang tua sejak Maret 2020 akibat pandemi Covid-19.

Mereka adalah anak-anak pada umumnya yang tadinya memiliki rumah hangat dan dekapan ayah ibu untuk pulang. Namun, kehilangan orang tua mengubah kehidupan mereka dari berbagai sisi. Anak-anak yang tadinya memiliki ayah yang menafkahi dan ibu yang mendampingi, kini harus berdiri tegak seorang diri. Syukurnya, sebanyak 10.548 anak telah mendapatkan bantuan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Akan tetapi, jumlah tersebut belum seluruhnya, yang artinya masih banyak anak-anak yatim piatu yang membutuhkan uluran tangan para dermawan.

Menurut data dari Kementerian Sosial, pada 2022, jumlah anak yatim piatu di Indonesia adalah 4.023.622 jiwa. Di antara jumlah yang sangat banyak tersebut, hanya 45.000 di antara mereka yang berada di bawah asuhan lembaga kesejahteraan sosial. Setelah merasakan pedihnya kehilangan orang tua, tidak semua dari mereka beruntung mendapatkan bantuan untuk bertahan.

Perubahan kondisi ekonomi setelah kehilangan orang tua juga harus dirasakan anak-anak ini. Sebanyak 3.978.622 anak yatim piatu akhirnya terpaksa tinggal bersama anggota keluarga mereka yang kurang mampu. Mereka yang awalnya dapat makan tiga kali sehari, bersekolah, dan bermain layaknya anak-anak pada umumnya, tidak jarang harus meninggalkan ‘kemewahan’ tersebut demi mencari sesuap nasi untuk dimakan pada hari itu.

Meski harus menjalani kehidupan yang berbeda, mereka tetaplah anak-anak. Mereka adalah generasi penerus bangsa yang kelak akan menjadi pemimpin negeri ini. Namun, bagaimana mereka akan terbentuk menjadi sosok pemimpin yang berkualitas apabila sebanyak 1.712.946 anak yatim piatu tidak bersekolah? Berbagai faktor menghalangi mereka untuk menuntut ilmu di sekolah, meskipun itu sebenarnya adalah hak mereka.

Di usia Indonesia yang ke-77 tahun ini, mari kita ingat bahwa anak-anak yatim piatu di Indonesia juga memiliki mimpi. Kita semua mengharapkan Indonesia tumbuh semakin baik lagi pada hari kemerdekaan ini, salah satunya dengan mendukung anak-anak Indonesia untuk tumbuh sebaik mungkin, terlepas dari apakah mereka masih memiliki orang tua atau tidak.

Anak-anak yatim piatu mungkin tidak bisa mendapatkan orang tua mereka kembali, tetapi kita dapat membantu memberikan kehidupan yang layak bagi mereka. Mereka memiliki hak untuk diperlakukan sama seperti anak-anak lainnya di dunia ini dan mendapatkan apa yang mereka butuhkan sebagai anak-anak pada umumnya. Bermain, belajar, serta memiliki rumah dan keluarga yang mendukung mereka, merupakan dunia yang seharusnya anak-anak miliki, tanpa terkecuali.

Mereka mungkin tidak meminta, tapi apakah kita tega mengabaikan mereka? Akankah hati kita membiarkan anak-anak yatim piatu berada dalam kondisi yang semakin memprihatinkan tanpa melakukan apa pun? Maukah kita menyaksikan anak-anak yatim piatu di Indonesia bertumbuh tanpa sempat menempuh pendidikan? Cukuplah nurani kita yang menjawabnya. Biarlah tindakan kita yang membuktikan, apakah kita benar-benar peduli pada generasi penerus bangsa, atau justru memilih untuk menutup mata. Indonesia sudah selama ini merdeka, maka izinkanlah anak-anak ini juga merasakan gegap gempitanya.

Anak-anak yatim piatu di Indonesia membutuhkan kita. Maka, mari bersama Adara Relief International, kita dukung anak-anak yatim piatu di Indonesia untuk mendapatkan hak mereka selayaknya anak-anak pada umumnya, agar di usianya yang ke-77 ini, Indonesia dapat tersenyum menatap calon-calon generasi mudanya berkualitas, berpendidikan, dan tentunya berakhlak mulia.

 

Salsabila Safitri, S.Hum.

Penulis merupakan Relawan Departemen Penelitian dan Pengembangan Adara Relief International yang mengkaji tentang realita ekonomi, sosial, politik, dan hukum yang terjadi di Palestina, khususnya tentang anak dan perempuan. Ia merupakan lulusan sarjana  jurusan Sastra Arab, FIB UI.

Baca Juga

In Honor of Resilience (2): Sepenggal Kenangan dari Syuhada Gaza, Mereka yang Melawan dengan Tulisan, Lukisan, dan Aksi di Lapangan

Ketika Isra’ Mi’raj Memanggil Umat untuk Kembali kepada Al-Aqsa

 

Sumber:

Fahham, Ahmad Muchaddam. 2022. Urgensi Undang-undang tentang Perlindungan Yatim Piatu. Puslit BKD

***

Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.

Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar  program bantuan untuk Palestina.

Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Donasi

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.

Tags: ArtikelPalestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

Siswa Difabel Berprestasi Palestina Raih Penghargaan

Next Post

Qatar Kecam Buruknya Situasi Kemanusiaan di Gaza

Adara Relief International

Related Posts

Lukisan karya Maram Ali, seniman yang suka melukis tentang Palestina (The New Arab)
Artikel

In Honor of Resilience (2): Sepenggal Kenangan dari Syuhada Gaza, Mereka yang Melawan dengan Tulisan, Lukisan, dan Aksi di Lapangan

by Adara Relief International
Januari 19, 2026
0
24

“Harapan hanya dapat dibunuh oleh kematian jiwa, dan seni adalah jiwaku — ia tidak akan mati.” Kalimat tersebut disampaikan oleh...

Read moreDetails
Ketika Isra’ Mi’raj Memanggil Umat untuk Kembali kepada Al-Aqsa

Ketika Isra’ Mi’raj Memanggil Umat untuk Kembali kepada Al-Aqsa

Januari 19, 2026
20
Kubah As-Sakhrah pada Senja hari. Sumber: Islamic Relief

Isra Mikraj dan Sentralitas Masjid Al-Aqsa dalam Akidah Islam

Januari 19, 2026
26
Lukisan karya Maram Ali, seniman yang suka melukis tentang Palestina (The New Arab)

In Honor of Resilience (1): Sepenggal Kenangan dari Syuhada Gaza, Mereka yang Bersuara Lantang dan Berjuang Mempertahankan Kehidupan

Januari 14, 2026
25
Sebuah grafiti dengan gambar sastrawan Palestina, Mahmoud Darwish, dan penggalan puisinya, “Di atas tanah ini ada hidup yang layak diperjuangkan”. (Zaina Zinati/Jordan News)

Antara Sastra dan Peluru (2): Identitas, Pengungsian, dan Memori Kolektif dari kacamata Darwish dan Kanafani

Januari 12, 2026
115
Banjir merendam tenda-tenda pengungsian di Gaza (Al Jazeera)

Banjir dan Badai di Gaza: Vonis Mati Tanpa Peringatan

Januari 7, 2026
59
Next Post
Qatar Kecam Buruknya Situasi Kemanusiaan di Gaza

Qatar Kecam Buruknya Situasi Kemanusiaan di Gaza

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antara Sastra dan Peluru (2): Identitas, Pengungsian, dan Memori Kolektif dari kacamata Darwish dan Kanafani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630