Pengadilan Distrik Israel di Al-Quds (Yerusalem) pada Rabu (10/8) memerintahkan pembongkaran sebuah sekolah Uni Eropa di komunitas Ein Samiya dekat Ramallah. Sekolah Ein Samiya diresmikan pada pertengahan Januari dan berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan Palestina menggunakan dana Eropa. Pengadilan memberi para pemohon dua pilihan: melakukan pembongkaran sendiri atau membayar buldoser Israel untuk menghancurkannya.
Pada Februari lalu, perwakilan dari UE mengunjungi komunitas Ein Samiya di dekat Ramallah mengingat risiko serius pembongkaran sekolah yang selama ini menyediakan akses pendidikan bagi anak-anak di Ein Samiya dan komunitas nomaden di sekitarnya. Sebelum ada sekolah tersebut, anak-anak harus berjalan kaki sejauh sembilan kilometer ke sekolah terdekat di lingkungan Ras al-Tin. Sementara itu, sekolah di Ras al-Tin juga menghadapi risiko pembongkaran oleh Israel.
“Perwakilan dari UE dan negara-negara yang berpikiran sama, mendesak Israel untuk menghentikan pembongkaran, pengusiran, dan penyitaan tanah Palestina, termasuk proyek yang mendapat dana dari donor,” kata perwakilan UE dalam sebuah pernyataan. “Kelanjutan kebijakan ini melanggar hukum internasional serta merusak kelangsungan solusi dua negara dan prospek perdamaian abadi di kawasan itu,” tambah mereka.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







