Seorang anak perempuan Palestina berusia 10 tahun meninggal pada Kamis (11/8) setelah mengalami cedera kepala akibat agresi tiga hari Israel di Gaza. Layan Al-Shaer dari Khan Yunis, selatan Jalur Gaza, sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Al-Makassed di Al-Quds (Yerusalem) Timur sejak Selasa karena kondisinya terus memburuk. Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan bahwa Layan terkena pecahan peluru yang merusak area vital di otaknya.
Menurut kantor berita Wafa, kematian Layan telah meningkatkan jumlah orang Palestina yang terbunuh menjadi 48, termasuk empat perempuan dan 17 anak-anak. Selain itu, 360 warga Palestina lainnya, termasuk 151 anak-anak, terluka. Sumber-sumber medis mengatakan bahwa beberapa dari korban yang terluka berada dalam kondisi kritis dan jumlah kematian kemungkinan masih akan meningkat.
Gaza merupakan rumah bagi 2,3 juta orang, dan terus dihantam berbagai kesulitan dan keterbatasan di bawah blokade Israel yang melumpuhkan sejak 2007. Blokade sangat mempengaruhi mata pencaharian warga di wilayah tepi laut tersebut. Awal pekan ini, juru bicara pemerintah Salama Marouf menyerukan untuk mengakhiri blokade sebagai strategi hukuman kolektif Israel terhadap penduduk Gaza.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








