Dua kelompok hak asasi pada Jumat (5/8) mengutuk agresi Israel yang sedang berlangsung di Gaza dan pembunuhan warga Palestina, termasuk seorang wanita dan anak-anak. Kampanye Solidaritas Palestina (PSC) menulis di Twitter, ” Israel mengebom Gaza lagi. Gaza telah dikepung secara ilegal selama lima belas tahun, dan ini menciptakan kondisi yang tidak manusiawi bagi penduduknya yang lebih dari setengahnya adalah anak-anak.”
PSC menggambarkan pengeboman Israel di Gaza sebagai “biadab” dan mengulanginya sebagai “pelanggaran hukum internasional.” PSC menyalahkan Inggris, yang tidak menjatuhkan sanksi kepada Israel, tetapi secara teratur menyetujui teknologi militer dan ekspor senjata ke sana. PSC mengatakan bahwa Israel akan terus mengebom Gaza dan membunuh ratusan orang sampai kekuatan Barat bertindak.
Sementara itu, Defense for Children International (DCI) menuding Israel menargetkan daerah sipil yang padat penduduknya dengan mengabaikan hukum internasional. Di Twitter, DCI membagikan informasi mengenai Alaa Qaddoum, anak berusia lima tahun, yang tewas dalam serangan pertama Israel di Gaza pada Jumat.
Sumber:
https://www.#/20220806-rights-groups-condemn-israels-attacks-on-gaza/
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







