Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengatakan bahwa jumlah korban tewas akibat serangan Israel di Gaza pada hari kedua naik menjadi 15 dan 125 lainnya terluka. Di antara 15 orang yang tewas, terdapat seorang anak perempuan berusia 5 tahun.
Kementerian menyatakan bahwa mereka kekurangan 40 persen peralatan dan obat-obatan dasar, serta 60 persen kekurangan peralatan laboratorium karena penutupan penyeberangan Gaza oleh Israel sejak empat hari lalu. Kementerian mengatakan, “Penutupan pembangkit listrik menggangu layanan medis di rumah sakit. Pemadaman sudah berlangsung selama 72 jam.”
Sebelumnya pada hari Sabtu (6/8), pejabat di Gaza mengatakan bahwa bahan bakar untuk pembangkit listrik tunggal di Gaza habis sehingga berhenti beroperasi. Kantor Media Pemerintah di Gaza mengatakan bahwa pengeboman oleh Israel telah mengakibatkan kehancuran sebagian atau seluruhnya dari 650 unit rumah, membuat ribuan orang kehilangan tempat tinggal dan terpaksa mengungsi.
Sumber:
https://www.#/20220806-gaza-death-toll-rises-to-15-wounded-to-125-moh-says/
https://english.wafa.ps/Pages/Details/130328
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







