Sorang anak terluka di kepala akibat bom gas dan puluhan warga lainnya mengalami gangguan pernapasan selama konfrontasi dengan pasukan Zionis di Salfit pada Senin (1/7). Serangan juga terjadi di beberapa kota lainnya di Tepi Barat dan Al-Quds.
Narasumber lokal melaporkan bahwa anak yang terluka bernama Abdel Hadi Rais (15). Ia terkena bom gas di kepala yang menyebabkan patah tulang di tengkoraknya. Selama bentrokan di Kota Kafr ad-Dik pasukan pendudukan menembakkan granat kejut dan gas air mata. Selain itu, tentara Israel juga menghancurkan rumah Fawzi Nafez.
Sementara itu, di Al-Quds (Yerusalem), Otoritas Israel memaksa keluarga Shadi Al-Kharouf untuk menghancurkan “atap kayu” rumah mereka yang terletak di lingkungan Wadi al-Joz. Di bawah ancaman denda yang tinggi, mereka harus menghancurkan rumah mereka dengan dalih tidak memiliki izin.
Shadi Al-Kharouf mengatakan, “Pesan saya untuk tentara Israel dan otoritasnya adalah bahwa kami akan tetap di sini, berdiri teguh, berakar di tanah kami. Kami tidak akan meninggalkan tanah ayah dan kakek kami, apa pun yang terjadi.”
Sumber:
https://www.palinfo.com/309882
https://english.wafa.ps/Pages/Details/130250
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








