Tentara Israel telah memutuskan untuk memenjarakan setiap warga Palestina yang menyebabkan kerusakan tembok apartheid di Tepi Barat. Komandan Komando Pusat tentara Israel menandatangani amandemen hukum yang menetapkan hukuman penjara tidak kurang dari 18 bulan bagi pelaku yang merusak tembok. Amandemen ini akan berlaku selama dua tahun dan menetapkan setidaknya enam bulan hukuman penjara, tidak termasuk masa percobaan.
Warga Palestina dari Tepi Barat kerap memasuki “Israel” untuk mencari pekerjaan melalui celah di tembok apartheid. Mereka melakukan itu karena tidak dapat memperoleh izin untuk bekerja di “Israel”. Namun, tentara Israel mengklaim bahwa amandemen hukum terjadi setelah warga Palestina membuat lubang di tembok dan masuk untuk melakukan serangan. Padahal insiden seperti itu sangat jarang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
Israel sering melakukan kejahatan terhadap pekerja Palestina. Kejahatan paling menonjol adalah pengejaran dan penangkapan warga, pemberlakuan denda yang tinggi, dan serangan di berbagai tingkatan. Pada 5 Juli 2022, Ahmad Harb Ayyad (32) menjadi martir setelah dipukul dan dianiaya secara brutal oleh pasukan Israel, di sebuah celah di tembok apartheid dekat Tulkarm.
Kementerian Tenaga Kerja Palestina menyatakan bahwa Ayyad adalah penduduk Jalur Gaza dan menjadi martir di Desa Faroun, dekat Tulkarm. Ia merupakan pemuda kedua dari Gaza yang menjadi martir saat dalam perjalanan untuk bekerja di Tepi Barat. Sebelumnya, pada 8 Mei 2022, tentara Israel membunuh Mahmoud Sami Aram, juga dari Gaza dan tinggal di Tepi Barat, yang sedang dalam perjalanan untuk bekerja di dekat pos pemeriksaan Jabara di Tulkarm.
Sumber:
https://www.#/20220730-israel-occupation-imposes-prison-sentence-for-vandalising-apartheid-wall/
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







