Setengan juta orang lebih telah menandatangani petisi change.org yang menyerukan agar pemerintah Israel membebaskan tawanan Palestina, Ahmad Manasra, tanpa syarat. Pria berusia 20 tahun itu telah lama menjadi tawanan di penjara Israel, yaitu sejak ia berusia tiga belas tahun. Bahkan selama delapan bulan terakhir, ia ditempatkan dalam sel isolasi di Pusat Penahanan Eshel.
Karena meningkatnya tekanan internasional, pengadilan Israel di Beersheba telah menunda keputusan untuk memperpanjang masa tahanan Manasra. Namun menurut pengacara Khaled Zabarka, keputusan itu akan tetap pengadilan Israel keluarkan pada 16 Agustus sebagaimana permintaan otoritas Israel. Sementara itu, Manasra akan terus berada di sel isolasi, yang sangat merusak kesehatan mental dan fisiknya.
Komite Kesehatan Mental Palestina telah meminta semua rekan internasional dan orang-orang yang berniat baik untuk menuntut pembebasan pemuda Palestina tersebut. Komite juga telah menghubungi Kongres AS untuk mendesak mereka bekerja untuk pembebasan Manasra dengan memberikan tekanan pada negara penjajah.
Sebuah komite khusus di Israel baru-baru ini memutuskan untuk mengklasifikasikan kasus Manasra di bawah “undang-undang terorisme”. Keputusan tersebut membuatnya semakin sulit untuk menerima pembebasan bersyarat.
Sumber:
https://www.#/20220721-israel-sees-half-a-million-sign-petition-to-release-ahmad-manasra/
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







