Israel telah meningkatkan “penganiayaan politik” terhadap enam kelompok hak asasi manusia Palestina dengan mengeluarkan ancaman kepada pengacara yang mewakili kasus mereka dalam sidang mendatang. Seorang pejabat Kementerian Pertahanan Israel telah mengirim surat kepada beberapa pengacara yang mewakili kelompok yang Israel tuduh sebagai “organisasi teroris”. Ia memperingatkan bahwa mereka dapat menghadapi tuntutan di bawah undang-undang anti-teror Israel.
Ini menunjukkan tindakan putus asa yang negara kolonial lakukan untuk melarang organisasi masyarakat sipil Palestina. Menurut +972 Magazine, surat itu bertanda tanggal 14 Juli dan tertuju kepada Michael Sfard, yang mewakili Al-Haq; Avigdor Feldman, yang mewakili Komite Persatuan Kerja Pertanian (UAWC) dan pengacara lain yang mewakili salah satu dari enam organisasi lain yang Menteri Pertahanan Benny Gantz larang sejak Oktober tahun lalu. Ketiga pengacara tersebut mendapat peringatan bahwa mereka tertuduh melanggar undang-undang teror Israel karena mengumpulkan biaya dari kelompok tersebut dan akan menghadapi hukuman berat.
Para pengacara telah mengatakan bahwa mereka telah memberitahu Kementerian Pertahanan sebelumnya bahwa mereka akan tetap mewakili kelompok-kelompok tersebut. Mereka mengatakan bahwa ini adalah kali pertama mereka menerima pemberitahuan seperti itu. Hal ini mereka lihat sebagai upaya ancaman. Sfard mengatakan bahwa dia telah mewakili organisasi yang telah tertuduh sebagai “organisasi teroris” selama lebih dari satu dekade. Dia menunjukkan absurditas situasi ketika kementerian yang sama yang berada di belakang penunjukan saat ini mencoba untuk menghalangi organisasi tersebut dari akses ke perwakilan hukum yang tepat.
Baca juga “Dukung Label “Apartheid” Untuk Israel, Gereja Presbiterian AS Mengutuk Diskriminasi Terhadap Palestina“
Awal bulan ini, Uni Eropa memberikan pukulan telak terhadap upaya Israel untuk melarang organisasi masyarakat sipil Palestina dengan membersihkan keenam kelompok tersebut dari kaitan apa pun dengan terorisme dan melanjutkan pendanaannya terhadap mereka. Sembilan negara Eropa juga telah menyatakan penolakan mereka untuk berhenti bekerja sama dengan LSM Palestina yang Israel tetapkan sebagai “organisasi teroris” pada bulan Oktober, karena kurangnya bukti yang mendukung tuduhan tersebut.
Dalam sebuah keputusan di bulan Oktober tahun lalu yang mendapat kecaman hampir universal, Gantz melarang LSM Addameer; Al-Haq; Pertahanan untuk Anak Internasional-Palestina (DCIP); Komite Persatuan Kerja Pertanian; Pusat Penelitian dan Pengembangan Busan; dan Komite Persatuan Perempuan Palestina. Meskipun Israel telah berkampanye secara gencar untuk mendapatkan sekutu Barat, diplomat Eropa menyatakan bahwa kasus Israel untuk melarang enam kelompok hak asasi manusia Palestina tergolong lemah.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








