Otoritas Israel hari Selasa (19/7) melegalkan pos permukiman ilegal Mitzpe Dani di timur Ramallah. Israel juga telah menyetujui rencana untuk menambah 114 unit rumah baru di area seluas 150 dunum (37 hektar) tersebut.
Muayyad Shaaban, kepala Komite Anti-permukiman lokal, mengatakan bahwa otoritas Israel sebelumnya telah menghindar dari melegalkan atau memperbesar pos permukiman ini. Meski demikian, cetak biru pos tersebut telah mendapat persetujuan hari Selasa. Ini mengakibatkan perampasan sebagian besar tanah Palestina di desa Deir Dibwan untuk memperluas pos terdepan dan membangun permukiman baru.
Dia menambahkan bahwa otoritas Israel bertujuan untuk membangun blok permukiman besar di tanah Palestina, khususnya di wilayah timur Tepi Barat dekat Lembah Yordan. Shaaban telah memperingatkan penduduk desa Palestina terhadap niat para pemukim Israel untuk mendirikan sejumlah pos-pos baru tersebut. Ia juga menyerukan kewaspadaan di daerah-daerah tempat para pemukim aktif untuk menghadapi dan mencegah rencana mereka.
Pos permukiman Mitzpe Dani dibangun pada 1999 selama masa jabatan pertama pemerintahan mantan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Setelah pembangunan, Israel secara ilegal menyatakan bahwa ratusan dunum tanah merupakan daerah tertutup. Akibatnya, para pemilik tanah Palestina selalu mendapat larangan untuk mengakses lahan mereka.
Gerakan hak asasi manusia Israel Peace Now memperkirakan bahwa sekitar 666.000 pemukim tinggal di 145 permukiman ilegal besar dan 140 pos terdepan di Tepi Barat, termasuk Al-Quds (Yerusalem). Hukum internasional menganggap Tepi Barat dan Al-Quds (Yerusalem) sebagai “wilayah penjajahan”, dan semua aktivitas permukiman di sana adalah ilegal. Israel, bagaimanapun, membedakan antara pos-pos dan permukiman dan mengklaimnya sebagai bentuk legal dari penjajahan.
Sumber:
https://www.#/20220719-israel-legalises-settlement-outpost-expands-it-with-114-new-housing-units/
https://english.wafa.ps/Pages/Details/130097
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








