Warga Palestina di Jalur Gaza menggelar unjuk rasa pada hari Senin (18/7) untuk menuntut perlindungan hukum kepada para tawanan Palestina di penjara-penjara Israel.
“Kebebasan untuk Tawanan” dan “[Katakan] Tidak untuk Penahanan Administratif” merupakan slogan yang tertera di spanduk yang pengunjuk rasa kibarkan selama aksi di luar kantor Komite Internasional Palang Merah di Kota Gaza.
“Perlawanan Palestina tidak akan terikat dengan kebijakan rasis Israel,” kata Zaki Dababesh, koordinator Komite Tawanan yang mengorganisir protes. Dia mengimbau masyarakat internasional agar campur tangan “untuk menghentikan pelanggaran Israel terhadap tawanan”.
Taghreed Abu Jameh, seorang pengacara dari Yayasan Addameer untuk Hak Asasi Manusia, mengatakan bahwa para tawanan telah menjadi sasaran berbagai pelanggaran. Ia mengutip “kurungan isolasi” dan “penolakan kunjungan keluarga” sebagai contoh pelanggaran harian Israel.
“PBB harus mengambil sikap yang jelas tentang kejahatan perang Israel terhadap tawanan,” katanya pada saat aksi. Tidak ada komentar dari otoritas Israel atas tuduhan tersebut.
Sumber:
https://www.#/20220718-gazans-demand-legal-protection-for-palestinians-held-by-israel/
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








