Ribuan penduduk Palestina, di tengah huru-hara pembatasan dan penutupan jalan oleh Israel, tetap merayakan Hari Raya Iduladha. Mereka menempuh perjalanan ke masjid-masjid untuk melaksanakan salat Iduladha.
Di Hebron, ribuan penduduk melakukan salat Iduladha di Masjid Ibrahimi pada Sabtu fajar (9/7). Mereka tetap melaksanakan salat ied meskipun harus melalui pembatasan dan penutupan terus menerus oleh pasukan Israel.
Setelah melakukan salat Idul Fitri, walikota Hebron, Tayseer Abu Senina, mengatakan: “Meskipun ada pembatasan Israel dan pelanggaran yang terjadi terus-menerus, serta serangan yang bertujuan untuk melakukan Yahudisasi, kami akan tetap teguh di tanah kami. Kami akan menunaikan salat di masjid Ibrahimi kami yang suci, meskipun ada pendudukan.” Dia meminta warga untuk mengintensifkan kehadiran mereka di Masjid Ibrahimi dan Kota Tua untuk melindunginya.
Di lain tempat, menjelang Hari Raya pada Jum’at sore (8/7), anak-anak melantunkan takbir melalui gawai dan berkeliaran di lingkungan masjid Al-Aqsa dalam pawai. Para jamaah juga melantunkan di belakang mereka, sehingga suara mereka menyatu dengan takbir beberapa pria di mimbar masjid.
Baca juga “Kenapa Kurban di Palestina?“
Beberapa orang juga mulai membagikan makanan kepada orang-orang yang berpuasa di sekitar masjid. Keesokan harinya, di halaman Masjid Al-Aqsa terdapat sekitar 150.000 jamaah melaksanakan salat Iduladha. Sejak subuh, jamaah mulai berduyun-duyun ke masjid dari seluruh kota Al-Quds (Yerusalem). Mereka melantunkan takbir hari raya, saat mereka masuk dan keluar dari masjid. Jamaah memenuhi halaman masjid saat salat Iduladha. Sementara itu, orang-orang yang dideportasi dari Al-Aqsa, atas keputusan Israel, mereka melaksanakan salat Idul Fitri di dekat masjid.
Aktivis-aktivis juga membagikan bingkisan kepada anak-anak yang datang ke Al-Aqsa bersama keluarganya di masjid Kubah As-Sakhrah. Mereka membagikan permen kepada para jamaah.
Sementara itu sejak dini hari, pasukan polisi Israel dikerahkan di sekitar Kota Tua Al-Quds (Yerusalem) dan jalan-jalannya. Mereka menghentikan sejumlah pemuda di gerbang Al-Aqsa, memeriksa kartu identitas mereka, dan mencegah beberapa dari mereka masuk.
Sumber:
https://www.aljazeera.net/news/alquds/2022/7/7/العشر–الأوائل–في–الأقصى–أجواء–رمضانية
https://www.#/20220709-palestinians-mark-eid-al-adha-at-ibrahimi-mosque-despite-israeli-obstacles/
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








