Tiga putri Sabreen tinggal hanya dua jam perjalanan jauhnya, tetapi selama delapan tahun terakhir dia tidak dapat melihat mereka. Seperti ribuan lainnya, keluarga Sabreen terpisah antara Tepi Barat dan Jalur Gaza. Kebijakan Israel membuat mereka tidak bisa saling bertemu.
“Bisakah Anda bayangkan? Putri saya menikah, atau berhasil dalam tawjihi [ujian matrikulasi] dan saya tidak ada di sana?” Sabreen mengatakan kepada Al Jazeera dari Ramallah, Tepi Barat.
“Setiap ada perayaan untuk putri saya, saya menghabiskannya dengan menangis,” kata wanita berusia 36 tahun itu. “Bahkan mereka melahirkan dan saya tidak ada di sana.” “Saya bisa bersama putri saya hanya dalam dua jam. Tapi sudah delapan tahun kami tidak dapat bertemu satu sama lain. Kami hidup di penjara.” tambahnya.
Perpisahan keluarga Sabreen bermula pada tahun 2014 ketika Sabreen dan suaminya, Nidal (47 tahun), mengajukan izin militer Israel untuk 10 anggota keluarga mereka. Mereka hendak meninggalkan rumah mereka di Gaza dan mengunjungi kerabat di Ramallah. pasangan itu dan lima putri mereka mendapat izin kunjungan keluarga selama satu minggu, tetapi tiga putri sulung mereka tidak.
Pembatasan semacam ini merupakan “kebijakan pemisahan” yang telah Israel perketat sejak blokade Gaza pada Juni 2007. Israel mengatakan bahwa “mereka perlu melakukannya untuk keamanan politik”. Di bawah kebijakan yang telah berlaku sejak tahun 2000 ini, sebagian besar warga Palestina di Gaza tidak dapat pindah ke atau mengunjungi Tepi Barat. Pengecualian hanya terjadi saat ada “kasus luar biasa dan kemanusiaan” atau mereka memiliki izin usaha, itu pun jika Israel sedang melonggarkan perbatasan.
Sumber:
https://www.aljazeera.com/features/2022/7/7/2-hours-8-years-israels-separation-of-palestinians
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








