Palestine Center for Prisoner Studies mengkonfirmasi bahwa selama bulan Juni terdapat 360 kasus penangkapan, termasuk 39 anak-anak dan 12 perempuan. Selama sebulan terakhir, penjajah Israel melanjutkan kampanye penangkapan warga Palestina, terutama di kota Al-Quds (Yerusalem). Pusat studi menunjukkan bahwa jumlah penangkapan orang-orang Al-Quds (Yerusalem) mencapai lebih dari 150 kasus.
Direktur pusat studi tersebut, Riad Ashkar, mengatakan bahwa terdapat 39 kasus penangkapan anak di bawah umur. Salah satu di antaranya dalam preseden berbahaya, Israel menahan seorang anak, Hamoudi Mustafa Ammash, yang berusia tidak lebih dari dua tahun. Berdasarkan laporan tersebut, mereka juga menangkap 12 perempuan yang kebanyakan berasal dari Yerusalem.
Di Jalur Gaza, pasukan Israel menangkap 15 warga sipil, termasuk 8 nelayan. Selain itu, mereka juga menangkap 7 pemuda saat mereka melintasi perbatasan di selatan dan utara Jalur Gaza. Beberapa dari mereka dibebaskan beberapa jam kemudian dan lainnya dipindahkan ke penyelidikan Ashkelon.
Ashkar juga menunjukkan bahwa pengadilan Israel telah mengeluarkan 153 keputusan administratif pada Mei lalu. Daftar martir dari gerakan tawanan meningkat selama sebulan terakhir menjadi 229 tawanan. Jumlah keputusan administratif meningkat sejak awal tahun ini, mencapai lebih dari 860 keputusan administratif.
Sumber: https://safa.ps/p/331011
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








