Ratusan warga Palestina pada hari Kamis (30/6) mengambil bagian dalam prosesi pemakaman Mohamed Hamed (16), seorang anak Palestina yang menjadi korban penembakan tentara Israel.
Pasukan menembak Hamed dengan peluru tajam pada Jum’at, 24 Juni sekitar pukul 19:45 dalam sebuah serangan Israel di dekat Silwad, Ramallah. Sumber-sumber lokal melaporkan bahwa setelah tertembak, pasukan membiarkan Hamed selama sekitar 45 menit sebelum akhirnya membawanya ke Pusat Medis. Ambulans Israel baru memindahkan Hamed ke Pusat Medis Shaare Zedek di Al-Quds (Yerusalem) sekitar pukul 20:30.
Hamed meninggal pada 25 Juni saat fajar ketika dia masih berada dalam tawanan Israel. Awalnya jenazah Hamed diperkirakan akan dibebaskan hari itu juga. Namun, Israel baru menyerahkan tubuh Hamed pada 29 Juni malam sejak hari pembunuhannya. Menurut dokumentasi dari Defense for Children International Palestine (DCIP), Hamed adalah anak Palestina ke-15 yang menjadi korban pembunuhan Israel pada tahun 2022.
“Tentara Israel tidak mengenal batas dan membunuh anak-anak Palestina dengan impunitas (kekebalan hukum),” kata Ayed Abu Eqtaish, Direktur Program Akuntabilitas di DCIP.
“Anak-anak Palestina terus menjadi sasaran. Israel membunuh mereka secara tidak sah, tanpa keadilan dan tanpa pertanggungjawaban yang sebenarnya.”
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







