Pasukan Israel hari Rabu (22/6) memukuli sejumlah aktivis solidaritas internasional di Masafer Yatta di perbukitan Hebron selatan. Koordinator Komite Perlindungan dan Ketabahan di Masafer Yatta, Fuad al-Amour, mengatakan tentara bersenjata berat secara brutal menyerang sejumlah aktivis internasional. Serangan tersebut terjadi karena para aktivis memprotes latihan militer di dekat al-Markez. Pasukan juga menawan dua aktivis untuk waktu yang lama.
Selama dua hari berturut-turut, tentara Israel telah melakukan latihan di al-Markez, satu dari 12 desa di Masafer Yatta. Tentara membangun target tiruan di antara desa dan menyelenggarakan latihan dengan alat berat sehingga menyebabkan kepanikan bagi penduduk setempat.
Selain itu, tentara juga mengerahkan pos-pos pemeriksaan militer di sekitar desa sebagai persiapan untuk pelatihan militer dan kemungkinan juga juga untuk membuka jalan bagi penggusuran penduduk Palestina dalam waktu dekat.
Baru-baru ini, pengadilan tinggi Israel memberi lampu hijau kepada tentara untuk secara paksa mengusir sekitar 1.300 warga Palestina yang tinggal di 12 desa yang membentuk wilayah Masafer Yatta. Ini merupakan salah satu pengusiran terbesar yang Israel lakukan terhadap desa Palestina.
Sumber: https://english.wafa.ps/Pages/Details/129790
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








