Seorang lansia Palestina mengalami luka sedang dan memar hari Jumat (17/6) setelah sekelompok pemukim ekstremis Israel menyerangnya. Sekelompok pemukim menyerangnya secara fisik di luar permukiman ilegal Israel di Kiryat Arba, di sebelah timur Hebron di selatan Tepi Barat.
Abdel-Karim Ibrahim Al-Jaabari, (64 tahun), sedang berada di tanahnya sendiri di luar permukiman ilegal Israel ketika sekelompok pemukim menyerang dan memukulinya. Serangan tersebut menyebabkan ia mendapatkan memar dan luka di sekujur tubuhnya. Pria itu kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Alia terdekat untuk mendapat perawatan medis.
Kekerasan pemukim terhadap warga Palestina dan harta benda mereka terjadi secara rutin di Tepi Barat. Serangan tersebut sangat jarang mendapat tuntutan dari otoritas Israel. Saat ini ada lebih dari 600.000 pemukim Israel yang tinggal di permukiman kolonial di Tepi Barat dan Al-Quds (Yerusalem) Timur. Mereka tetap tinggal di sana, meskipun melanggar hukum internasional.
Sumber:
https://english.wafa.ps/Pages/Details/129724
Baca juga “Penangkapan dan Penyiksaan Lansia oleh Zionis Berujung Kematian” di sini
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina dan artikel terkini.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








