Ratusan pemukim ekstremis Yahudi dengan perlindungan ketat pasukan Israel pada Kamis (9/6) menerobos masuk ke halaman masjid Al-Aqsa. Menurut departemen Wakaf Islam Al-Quds (Yerusalem), jumlah mereka lebih dari 200 orang. Mereka masuk ke Masjid Al-Aqsa melalui gerbang Maghariba kemudian melakukan tur provokatif di halamannya. Departemen menambahkan bahwa para pemukim menerima penjelasan tentang ‘Gunung Kuil’ dan melakukan ritual Talmud di beberapa bagian masjid, khususnya di wilayah timur.
Sementara itu, Otoritas Israel memberlakukan pembatasan ketat pada jamaah Palestina yang ingin mengakses Masjid Al-Aqsa dan menyita identitas mereka. Para jamaah, pelajar, dan penjaga masjid al-Aqsa melindungi Al-Aqsa dengan meneriakkan yel-yel dan takbir, serta menghalang-halangi para pemukim untuk berkeliaran dengan bebas.
Beberapa waktu sebelumnya, Mahkamah Agung Israel pada Rabu (8/6) memutuskan untuk mendukung pengambilalihan sebuah hotel Kristen terkenal di kota Al-Quds (Yerusalem) yang dijajah. Patriarkat Ortodoks Yunani mengatakan dalam sebuah pernyataan pers bahwa pengadilan mengeluarkan keputusan yang menolak untuk membatalkan pengambilalihan hotel Kristen Patriarkat yang terletak di Gerbang Jaffa (Bab Al-Khalil) di Al-Quds (Yerusalem).
Patriarkat mengecam putusan pengadilan, menyebutnya sebagai kebijakan yang tidak adil dan tidak memiliki dasar logis; terutama bahwa kelompok pemukim menggunakan metode ilegal untuk memperoleh properti tersebut. Patriarkat mengatakan bahwa Israel menggunakan semua pengaruh dan sarana yang mereka miliki untuk melakukan pengusiran paksa dari penyewa yang masih tinggal di hotel strategis tersebut.
Patriarkat menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung penyewa Palestina yang membantu menjaga hotel properti Kristen tersebut. Mereka tetap teguh berjuang untuk mengekang kebijakan rasis dan agenda ekstremis sayap kanan di Israel, yang bertujuan untuk mengikis identitas ganda kota Al-Quds (Yerusalem) dan memaksakan realitas baru di dalamnya.
Sumber:
https://qudsnen.co/dozens-of-heavily-guarded-extremist-israeli-settlers-break-into-al-aqsa-mosque/
https://english.wafa.ps/Pages/Details/129596
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








