Palestinian Prisoners Club mengatakan bahwa tawanan Musa Soufan (47 tahun) menderita kanker paru-paru. Musa akan memulai sesi kemoterapi dalam beberapa hari ke depan. Dalam keterangan pers, Musa telah mulai mengidap kanker paru-paru sejak akhir Maret lalu. Setelah mendapat hasil biopsi, dia membutuhkan sesi kemoterapi karena melihat kondisi kesehatannya terus memburuk.
Musa merupakan tawanan yang mendapat hukuman penjara seumur hidup dan mendekam di penjara Ashkelon. Sejak tertangkap pada 2003, ia seringkali mendapat kekerasan dan kelalaian medis yang membunuhnya perlahan. Bahkan dokter sengaja memanipulasi status kesehatannya selama beberapa tahun terakhir.
Menurut PPC, kasus semacam ini seringkali menjadi penyebab dari kematian tawanan. Organisasi itu mengindikasikan bahwa dari sekitar 600 tawanan yang sakit, terdapat sekitar 22 tahanan mengidap kanker dan tumor dengan berbagai stadium. Kasus kesehatan paling serius dari kasus ini adalah kasus tahanan Nasser Abu Hamid.
Israel melalui Knesset juga melakukan upaya pengabaian medis dengan mengajukan RUU khusus yang mengatur pelarangan tawanan Palestina untuk mendapatkan perawatan dan menjalani operasi bedah, menurut laporan dari surat kabar Israel Hayom.
Berdasarkan surat kabar tersebut, usul itu diajukan oleh seorang anggota Knesset, Michal Woldeger dari kelompok Zionis Religius. Pengajuan ini muncul setelah keputusan Otoritas Penjara Zionis yang menolak operasi bedah tawanan Israa Jaabis. Melalui RUU ini, zionis Israel berusaha menghilangkan hak tawanan Palestina atas dana perawatan medis.
Sumber:
https://www.wafa.ps/Pages/Details/49486
https://refugeesps.net/post/21290/مشروع–قانون–إسرائيلي–لحرمان–الأسرى–الفلسطينيين–من–العلاج
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








