Aktor Amerika pemenang penghargaan Mark Ruffalo bergabung dengan petisi yang mengecam penolakan platform pembayaran online terbesar di dunia, PayPal, untuk memberikan layanan kepada warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat. Aktor tersebut mendesak para pengikutnya untuk “bergabung segera dengan seruan internasional ke Paypal untuk mengakhiri diskriminasi tak berdasar.”
“Paypal beroperasi di permukiman ilegal Zionis Israel, tetapi menolak untuk memberikan layanan kepada warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat. Hal tersebut secara langsung melanggar pedoman PBB,” kata aktor Amerika itu dalam sebuah tweet. Mark membagikan tautan ke petisi online yang diselenggarakan oleh organisasi nirlaba “SumOfUs”, yang sejauh ini telah mengumpulkan 205.064 tanda tangan.
“Ini jelas diskriminasi. Warga Israel yang tinggal di permukiman ilegal di lokasi yang sama mendapat izin untuk membuat akun PayPal”, kata organisasi nirlaba “SumOfUs”.
“Tidak ada alasan bagi PayPal untuk melanjutkan diskriminasi ini. Pesaing terbesarnya, Apple Pay, melayani warga Palestina. Namun, PayPal terus melakukan diskriminasi terhadap warga Palestina yang tinggal di Tepi Barat dan Gaza yang secara langsung melanggar pedoman PBB,” kata organisasi tersebut.
Sumber:
https://english.wafa.ps/Pages/Details/129571
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







