Kementerian Pertahanan Israel berencana untuk memajukan proyek permukiman kontroversial di Area E1 di Tepi Barat yang terjajah, setelah sebelumnya pemerintah Israel menarik rencana tersebut pada Januari akibat tekanan internasional.
Administrasi Sipil tentara Israel yang mengesahkan pekerjaan konstruksi di Tepi Barat yang terjajah, hari Selasa (31/5) menerbitkan agenda pertemuan pada 18 Juli untuk membahas keberatan terhadap proyek yang telah menerima persetujuan awal, dengan rencana permukiman E1 yang berjumlah 3.412 unit rumah.
Baca juga “Zionis Israel Menghancurkan Rumah Warga Palestina di Al-Quds (Yerusalem) dengan Buldoser” di sini
Rumah-rumah tersebut akan berdiri di sebelah timur permukiman ilegal Ma’ale Adumim di tengah Tepi Barat yang terjajah, untuk memecah kedekatan antara lingkungan Palestina di Al-Quds (Yerusalem) Timur dengan kota-kota Palestina seperti Ramallah dan Betlehem.
Sumber:
https://www.#/20220601-israel-returns-controversial-settlement-project-in-e1-areas-to-the-agenda/
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







