Ekspresi kesakitan tampak jelas di wajah Zainab Al-Qoulaq (22), saat dia berjalan di antara lukisan-lukisannya. Lukisan yang dibuat untuk menyampaikan pesan penderitaannya sebagai korban pembantaian oleh tank pembunuh Israel terhadap keluarganya saat agresi di Jalur Gaza sekitar setahun yang lalu. Zainab tidak menyangka akan menggunakan seni lukis plastik yang dipelajarinya sekitar 3 tahun lalu untuk menyampaikan tragedi kemanusiaan yang dialaminya hingga kehilangan 22 anggota keluarganya.
Di antara mereka yang nyawanya direnggut oleh penjajah pada 16 Mei tahun lalu adalah Ibunya (Amal), saudara perempuannya (Hana), dan dua saudara laki-lakinya (Taher dan Ahmed). Sementara dia dan ayahnya, Shukri, dan saudara laki-lakinya, Osama, ditarik keluar dari puing-puing rumah mereka yang hancur sekitar 12 jam kemudian.
Di koridor markas Observatorium Euro-Mediterania di Kota Gaza barat, diselenggarakan pameran seni dalam kemitraan dengan UN Women di Palestina dengan judul “Saya berusia 22 tahun dan kehilangan 22 orang”, Al-Qoulaq berdiri di depan lukisannya yang diselesaikannya dalam 4 bulan.
Al-Qoulaq menjelaskan bahwa ide pameran dimulai dari fakta bahwa pendudukan mengebom rumah mereka di Jalan Al-Wahda tanpa peringatan atau alasan apa pun. “Seluruh dunia harus tahu tentang kejahatan ini dan suara saya harus dipublikasikan sehingga semua orang dapat melihat tingkat kejahatan yang menimpa kami saat kami sedang tidur di rumah”. Al- Qoulaq merasa heran bahwa Zionis Israel tidak dimintai pertanggungjawaban atas kejahatan kejinya yang menargetkan orang-orang tak berdosa yang tak berdaya tanpa pembenaran apapun.
Pada gilirannya, Maha Al-Husseini, Direktur Strategi di Observatorium Euro-Mediterania, mengatakan bahwa kisah Zainab bukan satu-satunya. Ada ribuan cerita tentang perempuan dan gadis yang menderita karena serangan militer Israel di Jalur Gaza dan tidak memiliki suara untuk mencapai media internasional.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








