• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Perempuan Palestina dan Perlawanan Anti-Kolonial pada 1930-an

by Adara Relief International
Mei 25, 2022
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Perempuan Palestina dan Perlawanan Anti-Kolonial pada 1930-an
44
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Perempuan telah berada di garis depan perjuangan Palestina selama lebih dari satu abad, baik selama penjajahan Inggris di wilayah tersebut setelah Perang Dunia Pertama, maupun setelah “pendirian” Israel setelah Perang Dunia Kedua. Munculnya gerakan antikolonial di Palestina dan munculnya kampanye feminis antikolonial dapat ditelusuri hingga ke Revolusi Buraq pada 1929. Revolusi Buraq mengantar gelombang baru perlawanan yang terorganisasi terhadap kolonialisme Inggris dan memaksa perempuan dari semua latar belakang untuk bergabung dalam perjuangan untuk kebebasan.

Matiel Mogannam, seorang feminis Palestina terkemuka pada saat itu, menggambarkan tanggapan Inggris terhadap revolusi, dalam bukunya The Arab Woman and the Palestine Problem yang diterbitkan pada 1937. Ia mencatat, “Ratusan pria dikirim ke penjara, ratusan rumah dihancurkan tanpa ampun, ratusan anak menjadi yatim piatu. Seseorang harus menghapus noda yang telah ditambahkan ke sejarah orang-orang Arab, dijelaskan dalam proklamasi yang dikeluarkan oleh Komisaris Tinggi Inggris segera setelah dia kembali dari cuti pada 1 September 1929, sebagai ‘ kejam dan haus darah’.”

Hanya beberapa bulan setelah Revolusi Buraq, Kongres Perempuan Arab pertama diselenggarakan pada 26 Oktober 1929, ketika lebih dari 200 perempuan Palestina bertemu di Al-Quds untuk membahas masalah-masalah dalam masyarakat Palestina. Kongres Perempuan Arab menetapkan serangkaian resolusi yang membingkai gerakan mereka, dengan dua penyebab paling menonjol adalah penentangan terhadap Deklarasi Balfour tahun 1917 dan imigrasi Zionis ke Palestina. Para perempuan juga memprotes kebijakan Inggris tentang kebrutalan polisi dan hukuman kolektif terhadap warga Palestina. Setelah pertemuan tersebut, Kongres Perempuan Arab membuat memorandum dengan tuntutan mereka dan bergerak ke rumah pemerintahan Komisaris Tinggi di Al-Quds untuk menyampaikan keluhan mereka.

Meskipun Kongres Perempuan Arab sebagian besar terdiri atas perempuan elit, mereka sangat aktif dan terdidik tentang hal-hal yang berkaitan dengan Kekuatan Mandat Inggris dan strukturnya di Palestina. Faktanya, para perempuan ini termasuk yang pertama berbicara secara terbuka atas nama petani Palestina dan cara kolonialisme Inggris mengeksploitasi industri pertanian di Palestina, yang menyebabkan dampak sangat buruk di pedesaan Palestina.

Sumber:

https://www.middleeasteye.net/discover/palestine-women-anti-colonial-resistance-pictures

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.

Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar  program bantuan untuk Palestina.

Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Baca Juga

Tawanan Palestina Terbunuh di Rumah Sakit Israel

Pemukim Israel Dirikan Pos Ilegal Baru

Donasi

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.

ShareTweetSendShare
Previous Post

Anak-Anak dan Puluhan Warga Menjadi Korban dalam Konfrontasi di Nablus

Next Post

Zainab Al-Qoulaq, “Saya Berusia 22 Tahun dan Saya Kehilangan 22 Anggota Keluarga”

Adara Relief International

Related Posts

Pelanggaran Gencatan Senjata Israel Terus Berlanjut
Berita Kemanusiaan

Pelanggaran Gencatan Senjata Israel Terus Berlanjut

by Adara Relief International
Mei 12, 2026
0
20

Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan pelanggaran gencatan senjata Israel kembali membunuh warga sipil di Gaza. Hingga kini, sedikitnya 854 warga Gaza...

Read moreDetails
Israel Percepat Penghancuran Silwan

Israel Percepat Penghancuran Silwan

Mei 12, 2026
18
Tawanan Palestina Terbunuh di Rumah Sakit Israel

Tawanan Palestina Terbunuh di Rumah Sakit Israel

Mei 12, 2026
17
Pemukim Israel Dirikan Pos Ilegal Baru

Pemukim Israel Dirikan Pos Ilegal Baru

Mei 12, 2026
15
9 Menteri Israel Dorong Serbuan ke Al-Aqsa

9 Menteri Israel Dorong Serbuan ke Al-Aqsa

Mei 12, 2026
21
Maraton Palestina Kembali Digelar di Betlehem

Maraton Palestina Kembali Digelar di Betlehem

Mei 11, 2026
18
Next Post
Zainab Al-Qoulaq, “Saya Berusia 22 Tahun dan Saya Kehilangan 22 Anggota Keluarga”

Zainab Al-Qoulaq, “Saya Berusia 22 Tahun dan Saya Kehilangan 22 Anggota Keluarga”

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palestina dalam Kebutaan Dunia: Di Tengah Eskalasi Regional, Tepi Barat dan Gaza Menghadapi Teror Tanpa Akhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 160 Keluarga di Tulkarem Tepi Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Gaza di Zaitun Nikmati Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630