Sebanyak 153 pemukim, termasuk mahasiswa dari lembaga keagamaan Taurat dan pegawai pemerintah pendudukan, di bawah lindungan polisi Zionis Israel, menyerbu Masjid Al-Aqsa di Al-Quds pada Senin siang (23/5). Mereka masuk dari Gerbang Mugharabi hingga Gerbang Al-Silsila, juga menodai halaman Al-Aqsa dengan melakukan ritual Talmud mereka.
Penyusup menodai halaman Masjid Al-Aqsa dan melakukan “ritual sujud” di halaman dan di gerbang, juga ritual Talmud di wilayah timur dekat Bab al-Rahma. Menurut peneliti dan spesialis urusan Al-Quds dan Masjid Al-Aqsa, Ziad Abhis, ritual tersebut telah terjadi sejak pagi setelah pengadilan pendudukan mengatur doa orang-orang Yahudi di dalamnya.
Sebelumnya, Pengadilan Magistrat Israel mengeluarkan keputusan yang mengizinkan para pemukim untuk membaca doa Shamma Yisrael selama penyerbuan Masjid Al-Aqsa dan mengizinkan mereka untuk berbaring di halamanny. Kelompok pemukim terus memobilisasi pendukung mereka untuk menyerbu Masjid Al-Aqsa hingga pada peringatan pendudukan Al-Quds Timur, atau yang mereka sebut sebagai hari “Hari Yerusalem” yang jatuh pada 29 Mei.
Sumber:
https://alqastal.info/?p=20317
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








