Warga negara Ukraina Victoria Saidem telah mencari perlindungan dari perang di negaranya sendiri dengan pergi ke Gaza bersama suaminya, meskipun berada di bawah pengepungan yang dipimpin Israel sejak 2007. Lebih dari dua juta warga Palestina tinggal di Jalur Gaza yang terkepung, menjadikannya sebagai salah satu daerah paling tertutup di dunia.
“Saya tidak punya pilihan,” kata Saidem kepada surat kabar Perancis. “Suami saya berasal dari Gaza dan keluarganya dapat menampung kami”. Dia bertemu suaminya, Ibrahim, di Vinnytsia, Ukraina. Ibrahim bekerja di apotek sejak berusia 18 tahun dan pergi ke Ukraina untuk belajar kedokteran. Mereka menikah pada 2020.
Victoria dan Ibrahim naik bus ke perbatasan Rumania dan akhirnya mencapai Bukares, melewati perjalanan yang sulit karena Ibrahim terpaksa berdiri di antrean imigrasi untuk orang Arab dan Afrika. Mereka kemudian terbang ke Kairo dengan tiket yang dibeli secara online oleh saudara laki-laki Victoria. Mereka membutuhkan waktu dua hari untuk menyeberangi Sinai Utara dengan bus kecil. Pada 28 Februari, pasangan itu tiba di perbatasan Rafah. Mereka sekarang tinggal di Kamp Pengungsi Al-Bureij dekat Kota Gaza dikelilingi oleh keluarga besar suaminya.
Victoria bukanlah satu-satunya warga Ukraina dalam situasi ini. Sebuah badan amal di Gaza telah melaporkan bahwa ada lebih dari 400 perempuan Ukraina di daerah tersebut bersama anak-anak mereka. Populasi Ukraina di Gaza saat ini sekitar 2.000 orang.
Sumber:
https://www.#/20220519-ukrainian-takes-refuge-in-gaza-from-the-war-in-her-home-country/
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








