Dalam sebuah langkah yang dilihat banyak orang sebagai upaya untuk membalikkan fakta, seminggu setelah penembak jitu Israel menembak dan membunuh jurnalis Shireen Abu Akleh dengan darah dingin, PM Israel Naftali Bennet telah mengumumkan tekadnya untuk “mengatasi terorisme” dengan menargetkan lebih banyak lagi warga Palestina. Terlebih lagi, Bennett memilih untuk membuat pengumumannya pada Selasa (17/5) saat mengunjungi permukiman ilegal Israel di Tepi Barat yang diduduki.
“Kami akan menjangkau para teroris di tempat tidur mereka pada malam hari untuk mencegah mereka muncul di jalan-jalan Tel Aviv,” kata Bennett. “Saya sepenuhnya mendukung tentara dan polisi Israel dalam upaya mereka untuk menargetkan teroris, baik di Al-Quds, Tepi Barat, atau di tempat lain.”
Sementara itu, Otoritas Palestina (PA) menunjukkan bahwa pernyataan tersebut merupakan bentuk dukungan resmi Bennett untuk perluasan permukiman ilegal yang dibangun di atas tanah yang diduduki. “Pernyataan Bennett mengulangi terorisme sistematis yang disengaja terhadap rakyat kami dan mengungkapkan agresi yang direncanakan sebelumnya oleh negara pendudukan terhadap mereka,” tambah Hazem Qasim. “Ancaman Bennett akan meningkatkan aksi perlawanan yang sah terhadap pendudukan ilegal Israel atas Palestina.”
Sumber:
https://www.#/20220518-bennett-threatens-to-overcome-terrorism-in-occupied-palestine/
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







