Kementerian Luar Negeri Palestina pada Minggu (15/5) mengutuk keputusan pengadilan Israel yang menyetujui proyek kereta gantung di Al-Quds Timur yang diduduki, Anadolu melaporkan. Sebuah pernyataan kementerian menyebut proyek kereta gantung sebagai “bagian integral dari kampanye Yahudisasi Israel di Al-Quds dengan maksud untuk mengikis identitas Palestina, Islam dan Kristennya.”
“Keputusan pengadilan adalah bukti lain bahwa sistem pengadilan adalah bagian dari pendudukan Israel untuk melayani rencana penyelesaian proyek dan Yahudisasi,” kata kementerian itu. Ia melanjutkan untuk meminta pemerintah AS dan masyarakat internasional untuk menekan Israel agar menghentikan proyek di kota yang diduduki tersebut.
Mahkamah Agung Israel menolak petisi penolakan yang diajukan atas pembangunan proyek yang membentang lebih dari 1,4 km dari daerah Bukit Zaitun, berdekatan dengan Kota Tua Al-Quds ke Gerbang Al-Maghariba, salah satu gerbang utama Kota Tua dekat Masjid Al-Aqsa.
Sumber:
https://www.#/20220515-palestine-decries-israeli-court-approval-of-jerusalem-cable-car-project/
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







