Anggota Parlemen Inggris untuk Leicester East, Claudia Webbe, pada Sabtu (14/5) menyerukan diakhirinya penjualan senjata ke ‘Israel’, menyusul serangkaian pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan oleh pendudukan Israel terhadap rakyat Palestina. Beberapa jam sebelumnya, Webbe meramaikan twitter untuk mengutuk pembunuhan Israel terhadap reporter Al-Jazeera Shereen Abu Akleh ketika dia meliput serangan militer Israel ke kamp pengungsi Jenin di Tepi Barat yang diduduki pada Rabu (11/5).
Meski mengenakan helm dan rompi yang dengan jelas mengidentifikasi dirinya sebagai jurnalis, Abu Akleh tertembak di wajahnya oleh satu peluru yang ditembakkan oleh pasukan Israel selama serangan itu. sementara itu, pada Jumat (13/5), pasukan pendudukan Israel juga secara brutal memukul dan menyerang kerumunan pelayat yang membawa peti mati Abu Akleh menjelang pemakamannya di Kota Tua Al-Quds yang diduduki, sebuah tindakan yang dikecam keras oleh anggota parlemen Inggris.
“Saya mengutuk polisi Israel dan tentara Israel atas pembunuhan mereka terhadap seorang jurnalis dan karena memukuli orang-orang yang membawa peti matinya. Seluruh dunia memperhatikanmu. Kami melihat Anda, ”kata Webbe dalam Twitter-nya.
Sumber:
https://qudsnen.co/british-mp-claudia-webbe-end-arms-sales-to-israel/
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








